Wednesday, September 12, 2018

Pilpres 2019: Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

Sandiaga jual 35% Dolar yang dimiliki

Berdasarkan konsep ekonomi, penjualan dolar berarti membeli rupiah di pasar, sehingga “supply” rupiah berkurang, diharapkan rupiah menguat, sementara dolar melemah. Kurs dolar tertekan, tidak liar di atas Rp15 ribu.

Sejak Januari 2018, BI menjual dolar sebanyak US$14 miliar, kalau dirupiahkan sekitar Rp200 Triliun. Sama dengan 50 tahun (setengah abad) APBD rata rata propinsi di Sumatra. Atau sama dengan subsidi BBM untuk tiga tahun. Luar biasa banyaknya!

Sandiaga Uno adalah pengusaha yang menjual dolar sebanyak 35% dari kekayaannya. Kekayaan Sandi adalah Rp5,1 triliun (silahkan baca di: elkhpn.go.id), berarti Sandi menjual dolar setara dengan sekitar Rp1,8 triliun.

Apakah berarti? Jawabannya tergantung dengan siapa yang anda bandingkan. Kalau dibandingkan dengan BI, sudah barang tentu tidak berarti. Tapi, jika dibandingkan dengan para POLITISI yang NYINYIR, Sandiaga lebih baik.

Untuk DPR saja anggaran studi banding ke LN adalah Rp344 Milyar. Itu di tingkat pusat, di tingkat daerah ternyata juga ada “kunjungan kerja” ke LN. Ada 514 kabupaten dan kota di Indonesia, kalikan saja berapa triliun habis untuk yang nama kerennya “kunjungan kerja” ke LN.

Siapa saja yang keluar negeri untuk yang namanya: studi banding, kunjungan kerja, shopping, jalan jalan, lihat lihat berarti anda membutuhkan dolar, anda mejual rupiah. Akibat dari perbuatan anda: ya dolar menjadi mahal, rupiah tertekan murah.   

Himbauan Sandiaga patut didengar, terlepas apakah anda suka atau benci atau apapun orientasi politik anda (pro Jokowi atau pro Prabowo). Terutama pengusaha yang masuk 50 orang kaya Indonesia edisi Forbes 2017 agar segera melepas dolarnya beberapa persen ke pasar. Ikut “BERJUANG” demi negara. 

Ini 7 terkaya Indonesia dengan jumlah hartanya:
1.R Budi dan Michael Hartono (US$ 32,3 milyar = Rp 485 triliun)
2.Eka Cipta Wijaya (US$ 9,1 milyar = Rp 137 triliun)
3.Susilo Wonojoyo (US$8,8 milyar)
4.Antoni Salim (US$6,9 milyar)
5.Sri Prakash Lohia (US$6,4 milyar)
6.Boenjamin Setiawan (US$3,65 milyar)
7.Chairul Tanjung (US$3,6 milyar)

# TERIMA KASIH kepada TKI/TKW yang kepanasan (sampai 50 derjat Celsius) dan kedinginan (minus 40 derjat Celsius), tapi tak pernah letih mengirimkan dolarnya ke tanah air. 

-Dolar anda telah menjadi pemasukan utama negara dan menjadi sumber cadangan devisa tanah air kita. Ya, tanah tumpah darah kita.  

9 comments:

  1. Pilpres, 2019: Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

    ReplyDelete
  2. Pilpres, 2019, Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

    ReplyDelete
  3. Pilpres, 2019, Aksi, Jual Dolar Amerika Serikat

    ReplyDelete
  4. Pilpres, 2019, Aksi, Jual, Dolar Amerika Serikat

    ReplyDelete
  5. Pilpres, 2019, Aksi, Jual, Dolar, Amerika Serikat

    ReplyDelete
  6. Pilpres, 2019, Aksi, Jual, Dolar, Amerika, Serikat

    ReplyDelete
  7. Pilpres, 2019: Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

    Sandiaga jual 35% Dolar yang dimiliki

    ReplyDelete
  8. Pilpres, 2019: Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

    Berdasarkan konsep ekonomi, penjualan dolar berarti membeli rupiah di pasar, sehingga “supply” rupiah berkurang, diharapkan rupiah menguat, sementara dolar melemah.

    ReplyDelete
  9. Pilpres, 2019: Aksi Jual Dolar Amerika Serikat

    Kurs dolar tertekan, tidak liar di atas Rp15 ribu.

    ReplyDelete

What Things Will Disappear from Public?

Smart key, credit to cars.com There are many things that familiar with our life in a decade or so will disappear soon. The timing o...