Tuesday, December 11, 2018

Asian Supermarket di Amerika Menjual Produk Indonesia

Salah satu mini market

Jauh di negeri orang, banyak hal yang selalu diingat dan dikenang, apa saja. Tak ketinggalan makanan. Tenta saja tak ada yang fresh (segar). Tak ada yang jual lontong sayur, pecal atau bubur ayam untuk sarapan pagi, misalnya.

Begitu juga kue kue tradisional, hanya bikin “air liur” meleleh saja mengingat yang namanya kue talam, getuk, bika ambon, putu mayang, kue pancong dan kue cucur. Tidak ada yang jual. Ada sih yang mirip mirip dengan kue kita, dibuat dan dijual orang Vietnam. Tak sama persis dengan kue kita, tapi lumayanlah, diantaranya mirip kue lapis dan onde onde.

Bumbu Indofood

Di sekitar rumah kami, ada dua warung Vietnam dan satu mini market (Asian Supermarket) yang menjual makanan fresh, mentah, beku dan kalengan untuk konsumsi orang orang Asia (Jepang, Korea, Cina) dan Asia Tenggara (Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Indonesia).

Tauge segar, tahu goreng dan tahu yang siap dimasak atau digoreng ada setiap hari. Diantara produk mentah yang selalu dibeli orang Indonesia dan Malaysia adalah “bakso” mentah dari bahan daging, ayam atau ikan.

Kue yang kami selalu beli adalah kue talam, bukan yang segar, tapi dalam bentuk beku. Untuk mengkonsumsinya, kita harus me-“microwave” beberapa menit. Lumayan juga rasanya. 

Untuk makanan seperti rawon, rendang, opor ayam dan nasi goreng, ya, harus buat sendiri. Untungnya ada bumbu yang bisa dibeli di Asian Supermarket. Harganya US$0,99 (Rp13 ribu) untuk sekali masak. 

Seandainya pingin masak makanan Indonesia, kami pasti pakai bumbu dari Indofood ini. Sudah barang tentu tak sama persis dengan opor ayam, tapi sangat lumayan, apalagi makannya sambil membayangkan enaknya opor ayam tanah air. Wow…. So delicious. 

Baca Juga:

Sunday, December 9, 2018

Pilpres 2019: Apakah Anda Akan Memilih Presiden Yang Didukung Partai Terkorup?

Illustration, credit to DetikNews

Banyak survei pilpres bersifat “partisan” mengarahkan pertanyaan yang memihak ke calon tertentu, pertanyaan itu misalnya:

1.Apakah menurut anda Ratna Sarumpaet berbohong?
-Kalau ya, apakah anda yang memilih calon presiden yang didukung oleh “pembohong?”

2. Apakah anda akan memilih calon presiden yang melanggar HAM? (padahal tidak ada pengadilan dan pernah terbukti di pengadilan bahwa salah seorang calon presiden saat ini pernah melanggar HAM).

Aneh, tak ada sebuah survei Pilpres 2019 yang mengarahkan pertanyaan yang sesuai dengan butir butir UUD 45. 

Kesejahteraan adalah amanat UUD 45, pasal 33 aya 3:” Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” 

Sebenarnya, banyak sekali pertanyaan pertanyaan fair dan objektif yang bisa diajukan oleh Lembaga survei, dimana pertanyaan itu mencerminkan kondisi kekinian yang langsung berhubungan dengan “welfare” (kesejahteraan) pemilih, misalnya:

1. Apakah anda lebih sejahtera hari ini dibandingkan dengan 4 tahun lalu?
-Jika tidak, akankah anda memilih presiden yang tidak mensejahterakan anda?

2. Apakah penghasilan anda dan daya beli anda bertambah dibandingkan dengan 4 tahun lalu?
-Seandainya tidak, apakah anda akan memilih presiden yang tidak mempengaruhi pendapatan dan daya beli anda?

Di negara negara maju, isu sentral kampanye adalah soal kesejahteraan dan ekonomi, sehingga ada ungkapan : “It's the economy, stupid !” Setiap kandidat presiden, baik di tingkat primary maupun final (calon masing masing partai) akan memaparkan program program ekonomi ke depan.

Disamping itu, masalah masalah: harga BBM, daya beli, inflasi, harga saham, kesehatan, Pendidikan, kemajuan ilmu pengetahuan akan mendapat perhatian khusus. Debat debat publik dari para pakar pendudukung masing masing presiden dan yang netral berlangsung sangat seru di berbagai media dan forum.

Tak ketinggalam adalah isu korupsi. Rasa rasanya tak ada rakyat yang suka dengan praktik korupsi. Menurut Detik (Minggu 01 Oktober 2017) Parpol dengan Kader Terbanyak Diciduk KPK adalah Golkar dan PDIP. 

Kepala daerah yang paling banyak ditangkap KPK adalah dari partai PDIP (RMOL, 3 Desember, 2018).

Harusnya Lembaga survei pilpres 2019, membuat pertanyaan:
Apakah anda akan memilih presiden yang didukung oleh partai TERKORUP?


# Kalau di negara maju, berpendapat (apakah beda, netral atau mendukung)  adalah bagian dari partisipasi politik sebagai warga negara yang BAIK, dan dijamin serta DILINDUNGI oleh UU.
-Di negara kelahiran dan tumpah darah beta, eh, malah saya dibully dan dilaporkan ke Admin FB. Jangan jangan nanti dilaporkan pula ke Polisi.

Wednesday, December 5, 2018

Menatap Menara Eiffel Sepanjang Siang dan Malam

Menara Eiffel saat malam hari

Kalau ada pertanyaan: ”Bagaimana cara bisa melihat Menara Eiffel sepanjang 24 jam?” Jawaban sederhana adalah: “dirikan saja tenda di depan Menara… beres kan!” Tapi, tak usahkan mau mendirikan tenda, celingak celinguk saja, terkadang ada yang mendekat, nanya: “ ada yang bisa saya bantu?” Bisa bisa nanya dan cek legalitas kita. 

Jangan kuatir, bisa kok menatap Menara Eiffel siang dan malam. Ada ribuan Hotel di kota Paris yang kita bisa melihat menara Eiffel dari jendela kamar. Harga sewapun sangat beragam, mulai dari US$44 (Rp 600 ribu) sampai US$1200 (Rp 18 juta) permalam. Ada ratusan hotel di kisaran US$70 (Rp 1 juta) semalam.

Kamar hotel sederhana

Ada info bisik bisik, kalau cuma untuk tidur, dan mau tidur satu kamar beberapa orang, ada yang US$5 sampai US$10 (Rp70 ribu sampai Rp140 ribu) permalam. Biasanya, kamar milik penduduk, khusus untuk turis usia muda dan suka gaul.

Anak saya, kalau travel dengan teman temannya, bisa 5 orang dan kelimanya satu kamar. Mereka mencari “community hotel” istilahnya. Ini penginapan milik masyarakat, banyak terdapat di daerah wisata. Biasanya satu kamar US$35, jadi kalau berlima bayarnya cuma US$7 (Rp98 ribu) permalam. Sangat murah.

Menara Eiffel saat siang har

Untuk melihat langsung Menara Eiffel dari jendela kamar, diantara hotel yang terjangkau harganya adalah Art Hotel Eiffel. Sewanya US$94 permalam. Bisa booking melalui agen travel atau internet.

Jarak hotel ke Menara Eiffel kurang dari 2 km. Bisa ditempuh jalan kaki, sekalian olahraga sehat. Sepanjang jalan bisa ditemui berbagai aktifitas menarik kota Paris. Disamping itu bisa “window shopping,” lihat lihat produk made in France di etalase pertokoan.




Saturday, December 1, 2018

Migrasi Burung Pelican Karena Badai Salju

Gerombolan burung Pelican

Saat bulan Nopember dan Desember, udara di utara benua Amerika, baik negara Amerika Serikat maupun Canada mulai dingin. Bahkan sudah terjadi dua kali badai salju (snowstorms) sepanjang bulan Nopember yang menyebabkan suhu berada dibawah nol derjat Celsius (minus).

Kondisi ini mendorong hewan hewan, terutama burung berpindah (migrasi) ke tempat tempat yang lebih hangat. Pelicah putih (white pelicans) yang Bahasa latinnya  Pelecanus erythrorhynchos, hidup baik di negara bagian Utah, North Dakota, Minnesota, Wisconsin (USA) dan Canada (Alberta, Saskatchewan, Manitoba) juga melakukan migrasi.

Pelican membentang seperti garis putih 
dengan latar pohon yang daunnya berubah warna

Baca Juga:

Ke mana saja burung Pelican bermigrasi? Tentu saja ke negara bagian yang udaranya tidak minus yaitu di negara bagian selatan Amerika seperti California, Arizona, New Mexico, Louisiana dan bahkan ke negara Mexico.

Berenang sambil mencari makan

Selain mencari kehangatan, mereka juga mencari makan. Setelah itu mencari tempat untuk bertelur, menetaskan telur dan membesarkan anak. Biasanya di danau dan daerah pinggir pantai sepanjang Teluk Meksiko.

Sekitar bulan Februari tahun berikutnya, setelah udara hangat, Pelican akan kembali bermigrasi ke utara. Anak anak yang berusia dua bulan ke atas, bisa terbang mengikuti induknya bermigrasi ke tempat asalnya.

Pelican putih ini tergolong burung besar dengan berat badan mencapai 15 kg dan rentang sayap sampai 4 meter. Usianya cukup Panjang, bisa sampai 25 tahun. 

Wednesday, November 28, 2018

Pilpres 2019: Sandi Berhasil “Memancing” Jokowi

Ilustrasi, Sandi di acara Imlek.

Kritikan Sandi (Calon Wapres Prabowo) tentang harga barang dan sulit cari kerja (Merdeka, 20 Oktober, 2018), awalnya ditanggapi oleh “dayang dayang” dan “hulu balang” dari pihak lawan dengan sepoi sepoi.  

Seperti duet, Titiek Suharto “melantunkan” kalimat: Rp50 ribu dapat apa?.” (Detikcom, 17 Nopember, 2018). Nah keributanpun terjadi. Kali ini, tak hanya dayang dayang dan hulu balang berkipas kepanasan, tapi pendukung pro-Jokowi, netizen dan bahkan wartawan Detik ikut ikutan menanggapi. 

Sandi terus bergerilya dari satu pasar ke pasar lainnya, dari satu propinsi ke propinsi, dan dari satu kapubaten ke kabupaten lainnya. Pesan yang disampaikan konsisten: harga barang, sulit mencari kerja, subsidi yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak (terutama sektor pertanian) dan pengembangan bisnis untuk pemuda serta pemula (usaha atau industri kecil).

Strategi bergerilya dengan pesan pesan politik yang konsisten memang sudah dijanjikan oleh Jenderal Djoko Santoso, ketua timses Prabowo-Sandi. Sebagai salah seorang putra terbaik Jawa Tengah, fokus beliau adalah mengobrak abrik “sarang” Jokowi di tanah kelahirannya, Jawa Tengah, yang juga adalah lumbung suara kemenangan Jokowi saat pilpres 2014.

Terbukti, Jokowi berhasil dipancing keluar dari semedi-nya, dan menyanggah pernyataan baik Sandiaga maupun Titiek (silahkan simak di hampir semua media nasional dan daerah: cetak, visual, audio dan digital).

Keberhasilan memancing Jokowi juga diiringi dengan hasil poling yang membaik untuk Prabowo-Sandi. Dari pertengahan Oktober sampai pertengan Nopember 2018, hasil poling untuk Capres-cawapres no.2 seperti jatuh berkeping keping, berada di angka dibawah 30%. Sementara Jokowi-Amin naik ke angka “magic number” di atas 50% dan bahkan ada hasil poling  yang mendekati angka 70%.

Lembaga survei Median (detiknews, 27 Nopember, 2018), merilis hasil poling yang mereka lakukan sbb:   
Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,7 persen
Prabowo-Subianto-Sandiaga Uno: 35,5 persen
*Undecided votters: 16,8 persen.

Seperti menanggapi hasil survei di atas, ketua timses Jokowi-Amin, Erick Thohir (DetikNews, 27 Nopember, 2018) mengatakan: “Survei Naik-Turun Biasa, Seperti Harga Sembako.” Artinya apa? Erick secara tak langsung mengakui: 1.Memang terjadi kenaikan poling Prabowo-Sandi; dan 2.Harga barang juga naik. 

Balik ke hasil poling, ada suara undecided (belum membuat keputusan untuk memilih siapa) sebesar 16,8%. Seandainya Prabowo-Sandi bisa meraup 13% dari 16,8% ini, maka mereka akan mencapai garis finish sebagai “pemenang!”

Pesan yang ingin disampaikan kepada pendukung capres-cawapres no.1 dan 2 adalah bahwa kecerdasan kecerdasan dalam menyampaikan pesan politik sangat mempengaruhi suara. Mari kita tinggalkan politik caci maki, fitnah dan saling membenci.

Baca Juga:



Monday, November 26, 2018

Saat Black Friday, Diskon Bisa Sampai 90 Persen

Drone untuk mengambil photo dan video

Ada banyak momen untuk mengejar hari diskon, diantaranya saat hari pergantian musim, saat musim panas sebelum masuk sekolah atau kuliah dan akhir tahun. Seandainya anda bermukim atau menetap (karena sekolah, berobat atau bekerja) di Amerika Serikat, kapan kira kira diskon sampai 90 persen? 

Black Friday adalah istilah yang merejuk kepada hari diskon dari 10% sampai 90% , kejadian ini berlangsung pada minggu ke-empat di bulan November. Biasanya hari Jum’at setelah thanksgiving. Hal seperti ini berlangsung setiap tahun.

Barang elektronik

Baca Juga:

Barang apa saja yang didiskon saat black Friday? Hampir semua jenis barang, kecuali makanan dan minuman. Mulai dari barang elektronik (TV, vacuum cleaner, AC, video camera) sampai ke kebutuhan kantor dan sekolah (ransel, buku tulis, pensil, pena, white board, mesin penghancur kertas).

Komputer (laptop, desktop) dan yang berhubungan dengannya (printer, tinta, software, hardware) juga ada dsikon besar. Peralatan kebutuhan ibu ibu (rice cooker, pemasak air atau kopi dan teh otomatis,  panci, piring) dan assesori rumah tangga seperti perabot (lemari, kursi, meja) tak ketinggalan, ada diskon besar juga.

Berbagai barang kantor dan pendidikan

Pokoknya hampir semua kebutuhan sehari hari akan diberikan diskon besar. Dalam persen besarnya sampai 90%, seandainya dalam angka bagaimana gambarannya?

Harga drone seperti foto paling atas, sehari harinya US$200 (Rp3 juta), saat black Friday, Cuma dikenakan lebel US$40 (Rp600 ribu), berarti diskon 80%. Kita membeli sangat murah. Drone ini bisa mengambil foto dan film dengan ketinggian ratusan meter.

Bagaimana dengan otomotif seperti mobil sedan? Di dealer, harganya juga bisa miring, tapi tak mencapai 90%. Paling paling bisa diskon 5% sampai 10%, tergantung merek dan jenis mobil. Lumayan juga, bisa diskon US$1 ribu sampai US$3 ribu. Hemat belasan sampai puluhan juta jika dalam rupiah.

Jadwal black Friday biasanya mulai dari jam 6.00 pagi sampai jam 6 sore (12 jam) pada hari Jumat. Setelah itu, harga akan normal kembali.  








Friday, November 16, 2018

Panen Jeruk Tangerines di Belakang Rumah

Jeruk Tangerine di pohonnya

Kami punya sebatang pohon jeruk di belakang rumah, jenisnya “tangerine.” Seperti pohon lainnya di Amerika, mulai berbunga pada bulan Februari – Maret setiap tahunnya. Berbentuk putik sekitar bulan Mei, dan berkembang menjadi buah besar bulan Agustus. Pelan pelan berubah ke warna kuning ketika September – Oktober, dan menguning semuanya pada bulan ini, Nopember.

Panen tahun ini tidak begitu bagus, karena cuaca yang buruk, yaitu dingin dibawah nol derjat dan hujan yang panjang. Biasanya buah jeruk menjuntai hampir menyentuh tanah karena banyaknya bergayut di ranting pohon. Lebat banget.

Jeruk ini mudah dikupas pakai tangan, karena tak begitu lengket ke daging buahnya yang tebal. Tekstur dagingnya yang lembut dan rasanya yang luar biasa manis, sehingga enak untuk disantap. Tanpa terasa, bisa habis lebih dari 5 jeruk dalam tempo yang singkat. 

Baca Juga:

Jeruk menjuntai di ranting

Tangerine sebenarnya merupakan jeruk hydrid (varietas) dari jenis jeruk Mandarin yang bahasa latinnya Citrus reticulata. Varietas lain diantaranya adalah Pixie, Dancy, Honey dan Satsuma. 

Jeruk Mandarin kita ketahui berasal dari Cina, tapi uniknya Tangerine berasal dari daerah Tangier, Maroko. Mungkin karena cuacanya hampir sama, Tangerine banyak ditemui dan tumbuh subur di Selatan Amerika Serikat seperti Florida, Alabama, Mississippi, Louisiana dan Texas.

Di California, perkebunan jeruk Tangerine seluas 5 ribu acres pada tahun 1990-an telah meningkat 10 kali lipat menjadi 50 ribu acres saat ini (tahun 2000-an). Dan diperkirakan akan terus meningkat pada tahun tahun mendatang.

Kandungan jeruk Tangerine secara kesuluran adalah 85% air, sisanya adalah protein, lemak, vitamin dan mineral. Karena rendah lemak dan kalori, baik untuk diet, terutama untuk penderita diabetes.







Asian Supermarket di Amerika Menjual Produk Indonesia

Salah satu mini market Jauh di negeri orang, banyak hal yang selalu diingat dan dikenang, apa saja. Tak ketinggalan makanan. Tenta sa...